banner 728x250
Umum  

Akibat hilang kendali i truk Toyota Dyna bermuatan ayam potong hamtam gardu dan mobil terparkir

Refensi aktual mapj.com Majene-sul-bar Salah satu mobil truk jenis Toyota Dyna Dutro warna hijau dengan nomor polisi DC 8892 yang memuat ayam potong sebanyak 1.600 ekor mengalami kecelakaan tunggal di Jalan trans Sulawesi Majene-Mamuju, tepatnya di Lingkungan Camba,Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, kabupaten Majene. Pada Rabu 22 April 2026 dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.

Kronologi kejadian saat truk jenis Toyota Dyna Dutro warna hijau dengan nomor polisi DC 8892 XH yang dikemudikan oleh ,Parmin sopir utama asal Karossa, yang merasa matanya sudah agak tidak stabil (Mengantuk) sehingga berniat diserahkan untuk diganti oleh kernet (sopir bantu) Alwi asal kecamatan tasiu.Harapannya, agar bisa menyelamatkan perjalanan.

Nyatanya saat Awi yang mengemudikan dengan melaju dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Sesampainya di area tikungan, pengemudi mencoba mengerem Namun, karena faktor kondisi jalan yang agak menikung ban sisi kanan kendaraan tiba-tiba terangkat, sehingga menyebabkan sopir bantu i kehilangan kendali

Truk pun oleng, keluar dari jalur lalu lintas, dan menghantam tiang listrik dan gardu di pinggir jalan, lalu menabrak keras sebuah mobil Toyota Avanza warna biru (B 1544 SOQ) yang sedang terparkir di halaman rumah warga.

Meskipun benturan terjadi cukup keras, Warga langsung keluar semua pas dengar suara hantaman. Kaget sekali, apalagi masih gelap,” ucap salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

dalam peristiwa ini Kondisi truk ringsek parah di bagian depan. Namun, pemandangan paling pilu ada di bak belakang. Ribuan ayam itu tumpang tindih.

Sebagian besar mati di tempat akibat benturan keras dan himpitan kerangkeng besi yang ringsek. Sisanya hanya bisa mengepakkan sayap lemas di sela-sela puing kendaraan.

Beruntung, nyawa manusia masih selamat. Awi dan Parmin terhindar dari maut, meski harus menanggung kerugian materiil akibat kecelakaan ini cukup besar. Selain truk yang rusak parah di bagian depan, mobil Avanza yang ditabrak juga mengalami kerusakan hebat, belum lagi kerusakan pada tiang gardu dan fasilitas umum lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 50.000.000.

Kasat Lantas Polres Majene melalui Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum), Iptu Yulius Rappang, saat dikonfirmasi menjelaskan kronologi dan faktor penyebab kejadian.

“Kejadian ini bermula ketika pengemudi mengerem di tikungan, akibatnya ban kanan terangkat dan kendaraan tidak bisa dikendalikan lagi hingga menabrak gardu dan mobil yang parkir,” ucap Iptu Yulius Rappang.

Kata,dia , mmeskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi pelajaran berharga.bagi pengendara lain “Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban manusia, hanya kerusakan fisik kendaraan dan fasilitas umum yang kerugiannya mencapai Rp50 juta. Namun ini mengingatkan kita betapa bahayanya jika kecepatan tidak disesuaikan dengan kondisi jalan,” Tutur nya

Melalui kesempatan ini, Kanit Gakkum juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar.

“Kami mengimbau para pengemudi, terutama truk, untuk selalu menyesuaikan kecepatan saat memasuki area tikungan, terutama di dini hari ketika pandangan terbatas. Jangan memaksakan kecepatan karena kendaraan besar memiliki momentum yang sulit dikendalikan jika terjadi situasi darurat,” tegasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses Unit Gakkum Satlantas Polres Majene untuk lebih lanjut sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.(Muh.syahril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *