Pangkep-SULSEL(ReferensiAktualMapj.com)Di lansir dari beberapa temuan Team Referensi Aktual Mapj ke lokasi Lahan masyarakat yang Terkena ganti rugi jalur perkereta apian Makassar Pare-Pare.
Dimana Proyek Nasional sampai Saat Ini belum kelar(Rampung),di karenakan Ada beberapa oknum yang Terlibat.Baik dari TNI (Intel kodam dan kodim) ,Marinir,Brimob,Pemerintah setempat Malik(kades Mangilu)Rahim beserta istrinya(RT),serta tim percepatan pembayaran sebut saja Nur Hasan,dan Buyung dari BPN
Dengan mengatasnamakan Negara Dan Perintah Atasan(KOMANDAN)Para Oknum Tersebut bergerilya Kemasyarakat mengintimidasi Memaksa masyarakat untuk menandatangani penetapan harga yang sdh di tetapkan keputusan pengadilan.Dimana penetapan Harga Ganti rugi lahan Masyarakat yang tidak wajar atau di sebut semena-mena menetapkan harga lahan tanpa konfirmasi (Musyawarah)yang tanpa melibatkan pemilik lahan untuk penetapan harga
Dari beberapa Narasumber atau Masyarakat pemilik lahan tersebut Mengajukan gugatan perubahan harga di pengadilan Tinggi Pangkep(SUL-SEL),Agar penetapan harga tersebut bisa mengikuti ZONA atau NJOP yang wajar.
Sidang Gugatan penetapan Harga sedang berproses,tapi para Oknum tak henti hentinya kemasyarakat yang tidak Memasukkan gugatan ke pengadilan untuk membujuk Agar mengiakan harga ganti rugi (Rp130.000-Rp140.000 )permeter,yang di tetapkan langsung dari Team percepatan pembayaran lahan ganti rugi yang terkena jalur rel kereta api.
Data serta bukti foto dan video Para Mafia Tanah akan kami lanjutkan ke KEJARI Pusat dan Panglima TNI untuk segera menindak janjuti Para oknum oknum yang terlibat”ujar Narasumber(KJ).
(Team MAPJ)
Editor: uphy













