Makassar(ReferensiAktualLmapj.com)19/08/22.Lahan Pinisi Hills sebagai kawasan villa dan agrowisata yang terletak di Kec Parangloe Kab Gowa mengundang Reaksi pergerakan mahasiswa yang tergabung dengan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat peduli lingkungan.
Dimana sejumlah mahasiswa Aliansi mahasiswa dan masyarakat peduli lingkungan ( AMPI ) melakukan aksi demo di depan kantor Kejaksaaan tinggi Sulsel, Rabu,10/8/22.
Sesuai pantauan awak media mahasiswa yang melakukan aksi di pimpin Indra Gunawan sebagsi Korlap dan Puluhan mahasiswa Lainnya menuntut agar segera memeriksa pihak Phinisi hilis dan mendesak pihak Kajati Sulsel “Tangkap dan adili oknum pelaku yang diduga telah berani merusak kawasan hutan lindung dan juga segera periksa terkait dugaan pengrusakan aset pemerintah dan perampasan tanah milik warga,” ucap Indra Jendral lapangan.
Indra menyampaikan orasinya di depan halaman kantor Kejati Sulsel ‘kuat’ dugaan bahwa kegiatan usaha yang di lakukan Phinisi Hilis tidak memiliki ijin yang lengkap sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku dan patut di pertanyakan bahwa diduga berpotensi melanggar undang-undang perlindungan konsumen karena tidak didukung oleh studi kelayakan pemukiman Karena lahan tersebut masuk kawasan hutan lindung,” terangnya.
Dalam aksinya yang kurang lebih 100 orang ini meminta kepada pihak Kejati Sulsel agar segera di indahkan tuntutannya demi mendapat rasa keadilan terhadap Masyarakat dan kami percaya bahwa APH (aparat penegak hukum) Khususnya Kejati Sulsel ‘ tangkap dan adili yang diduga merusak kawasan hutan lindung,” tegasnya.
Aksi Mahasiswa tersebut diterima Kejati Sulsel melalui Sutarmi SH dan berjanji akan berkordinasi ke Pihak Pimpinan untuk menindak lanjuti Tuntutan yang disampaikan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat peduli lingkungan.
Ditempat terpisah ” Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat peduli lingkungan melanjutkan aksinya di depan kantor Bupati Gowa.
Lanjut,” Indra Gunawan selaku jendral lapangan menyampaikan orasinya agar Bupati Gowa segera mengevaluasi dinas terkait ijin yang ada di Phinisi Hills,” kata Indra
Hingga berita ini ditulis Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat peduli lingkungan berjanji akan kembali melanjutkan orasinya dengan massa yang lebih banyak bila Tuntutan tidak di indahkan Bupati Gowa.(red)













